Wednesday, April 4, 2007

Doa Seorang Pendosa

Oh Tuhan
Setiap aku merasa hampa
Aku selalu berlari ke arah-Mu
Aku tidak mau perasaan dan hatiku kosong tanpa-Mu
Karena kata orang, pikiran yang kosong itu gampang kemasukan
Ya angin ya setan

Sehingga aku selalu menjerit memanggil-Mu
Aku tidak ingin pikiranku kosong lagi
Tak bisa kubayangkan aku sanggup melakukan hal-hal yang bisa membuatku malu
Atau yang bisa merugikan diriku dengan tidak masuk akal

Tapiii kadang aku merasa putus asa
Putus harapan
Putus cinta….ya cinta-Mu atau cinta makhluk-Mu

Sampai detik ini belum pernah kurasakan cinta selain cintaku kepada-Mu
Disaat yang lain repot menahan dan mengumbar rasa
Ternyata aku kalah jauh sekali

Ya Tuhan
Apa ini karena karmaku
Apa ini karena dosa-dosaku
Begitu banyak dosa yang aku timbun
Sehingga aku mendapat hukuman sedemikian berat

Aku ingin lari dari-Mu
Aku ingin meninggalkan-Mu
Tapi aku takut
Karena tidak ada lagi
Selain Engkau tempat aku berserah
Aku berpasrah
Dan tenyata memang hanya kepada-Mu
Aku bisa menyerahkan seluruh jiwa raga ini
Seluruh beban ini
Aku percaya bahwa Engkaulah Sang Maha Pengatur
Dan scenario yang Engkau gariskan
Selalu indah dan yang terbaik untukku

Peringatkan aku
Jewerlah aku
Tegurlah aku
Bila aku lalai
Karena…
Sering kali aku alpa dan khilaf
Dengan sedikit rayuan dan godaan dunia
Begitu mudahnya aku tergiur dan jatuh dalam lubang yang sama
Didetik sesudah aku bertobat
Bahkan secara sadar aku sanggup meninggalkan kewajiban-kewajibanku
Untuk kesenangan dunia yang penuh nafsu

Bila waktu yang terbaik itu tiba
Satu sisi hati ingin menghadap-Mu
Satu sisi hati yang lain mengingkari
Hingga esok harinya aku larut dalam penyesalan
Aku tahu itu
Tapi aku tetap bergelut dengan masalah yang sama
Manakah sisi hatiku yang sebenarnya?

Wahai Engkau sang Maha Tahu
Berilah petunjuk-Mu
Berilah setetes cinta dan rahmat-Mu
Jawablah kenapa aku harus mempunyai hati yang mendua?

TERLAMBAT

Tahun baru begitu saja datang
Tanpa kusadari
Th 2007 sudah kumasuki dan harus kujalani

2005…
2006…
apa yang sudah kudapatkan?

2007…
apa yang kuharapkan?

Begitu banyak pertanyaan yang tak terucap
Karena begitu banyak harapan yang belum
Tercapai
Dan
Bahkan tak berani ku memintanya

Tapi seharusnya aku harus memintanya
Karena seharusnya aku sudah menjalaninya
Meskipun itu sangat terlambat dari yang lain

Doa seorang hamba

Ya Allah
Aku mohon ampun kepada-Mu

Di hadapanku ada orang yang di zalimi
Aku tidak menolongnya

Kepadaku ada orang yang berbuat baik
Aku tidak berterima kasih kepadanya

Orang bersalah meminta maaf kapadaku
Aku tidak memaafkannya

Orang susah memohon bantuan kepadaku
Aku tidak menghiraukannya

Ada orang yang kusakiti dan ku bersalah padanya
Aku tidak meminta maaf

Ada hak orang mukmin dan muslim dalam diriku
Aku tidak memenuhinya

Tampak di depan aib muslim
Aku tidak menyembunyikannya

Dihadapkan kepadaku dosa
Aku tidak menghindarinya

Ilahi
Aku mohon ampun
Dari semua kejelekan itu
Dan yang sejenis dengan itu

Aku sungguh menyesal
Biarlah itu menjadi peringatan
Agar aku tidak berbuat yang sama sesudahnya

Alhamdullillah

Indah…
Begitu indah yang kulihat dan kurasakan
Atas segala yang Engkau beri
Dari sebelum aku ada
Sampai detik ini aku bernafas

Entah…
Dengan bagaimana aku bisa mengungkapkan perasaan ini
Rasa syukur ku
Yang tidak akan berhenti
Dan tidak akan habis walau diucapkan
Seumur hidupku

Ampuni aku…Ya Allah
Karena apa yang Engkau curahkan
Tidak pernah aku sadari
Dan syukuri
Ternyata selama ini aku begitu sombong
Telah banyak yang kusia-siakan
Waktu dan hidupku
Dengan segala yang tidak berarti

Berilah aku waktu dan kesempatan
Agar aku bisa mengawali kembali
Semua yang sudah berlalu
Dari awal
Agar aku bisa mulai bersyukur atas segala
Karunia-Mu